Alasan Pentingnya Two-Factor Authentication (2FA) untuk Lindungi Aset Kripto

 


Cryptocurrency pada umumnya sudah memiliki tingkat keamanan yang baik. Sistemnya yang terdesentralisasi dan transparan di blockchain membuat aset kripto aman dari pencurian atau kecurangan. Tindak kriminal dalam dunia kripto justru terjadi di luar blockchain dan kelalaian pengguna itu sendiri. 

Ada banyak kasus yang melaporkan kehilangan atau pencurian aset kripto yang disebabkan oleh phishing atau hacking. Hingga saat ini, kasus pencurian aset kripto hacking wallet aset kripto masih kerap terjadi. Untuk menghindarinya, Anda bisa meningkatkan keamanan aset kripto yang dimiliki. 

Salah satu caranya adalah dengan menggunakan two-factor authentication atau multi-factor authentication (2FA atau MFA). 2FA dapat memberikan lapisan keamanan yang lebih mumpuni dalam aset kripto Anda. Salah satu layanan penyedianya adalah Google authenticator. 

Mengenal Two-Factor Authentication (2FA)

Two-factor authentication adalah sistem keamanan yang digunakan untuk memastikan bahwa pengguna yang mengakses ke sebuah akun merupakan pemilik asli dari akun tersebut. Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu membuat nama pengguna dan kata sandi. 

Setelah itu, Anda akan diminta untuk memberikan informasi lain email alternatif dan nomor ponsel. Nantinya, setiap kali ada perangkat baru yang mengakses akun Anda, Anda akan mendapat notifikasi. Apabila Anda memperbolehkan akses dilakukan, Anda diharuskan untuk memasukkan kode tertentu agar bisa masuk ke dalam akun yang dimiliki itu.

Aplikasi ini tidak menggunakan pesan SMS sebagai autentikasi. Selain itu, Anda juga memiliki akses semua kode yang terpusat hanya pada satu aplikasi dan dapat diakses sepanjang waktu. Bahkan saat ponsel Anda sedang dalam keadaan offline.

Mengapa Anda Perlu Melakukan Two-factor Authentication?

Berbeda dengan aset yang bersifat sentralisasi seperti mata uang fiat, aset kripto tidak dapat dipulihkan jika terjadi pencurian. Oleh sebab itu, penggunaan two-factor authentication sangat penting untuk diaplikasikan dalam akun perdagangan aset kripto atau layanan online wallet.

Meskipun Anda sudah membuat kata sandi yang kuat, masih ada kemungkinan akun Anda dibobol atau disusupi oleh pihak tak bertanggung jawab. Dengan memiliki two-factor authentication, Anda bisa mencegah perangkat asing untuk mengakses dompet Anda karena mereka juga akan memerlukan kode 2FA dari Google Authentication Anda. 

Tidak seperti kata sandi, kode yang Anda dapatkan melalui Google Authentication akan terus berubah dengan setiap upaya login dan diambil dari ponsel Anda. Kode unik itu juga memiliki batas waktu yang sangat singkat. Sehingga sangat tidak mungkin dikendalikan secara langsung oleh perangkat lain, kecuali ponselmu ikut dicuri. 

Cara Set Up Google Authentication

Google Authenticator adalah aplikasi two-factor authentication yang paling banyak digunakan untuk platform perdagangan aset kripto. Berikut ini merupakan langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk set up Google Authenticator:

  1. Unduh aplikasi Google Authenticator melalui Google Play atau App Store.
  2. Masuk ke akun Google Anda dan aktifkan ‘two-factor authentication’. 
  3. Pada ‘Add more second steps to verify it’s you’, pilih ‘Authenticator app’ dan klik ‘Set up’.
  4. Setelah itu, Google Authenticator akan menampilkan QR code. Anda dapat menggunakan kode ini untuk menambahkan perangkat Anda. Sebaiknya ambil tangkapan layar kode QR dan simpan dengan aman karena dapat memudahkan Anda jika memiliki rencana untuk menambahkan lebih banyak perangkat. Anda juga akan mendapatkan kode cadangan yang dapat digunakan untuk memulihkan akun Anda jika diperlukan. Kode ini harus disimpan juga.
  5. Pindai QR code melalui ponsel Anda yang Anda gunakan untuk Google Authenticator. Nanti akan muncul kode kombinasi dari enam angka yang akan berubah setiap 15 detik. Kode ini disebut sebagai ‘token’ Anda. Anda akan menggunakan kode ini sebagai bagian dari tahapan masuk ke akun perdagangan aset kripto Anda.
  6. Aktifkan two-factor authentication untuk setiap akun perdagangan aset kripto yang Anda gunakan. Setiap kali Anda mencoba untuk mengakses akun exchange Anda, setelah memasukan sandi, Anda perlu masukan 6 digit angka yang tertera pada Google Authenticator.